TIDAK TRANSPARAN, PEMBANGUNAN JALAN DARI ANGGARAN DD TANPA PAPAN INFORMASI

Onlinebuser.com, Tasikmalaya – Sejumlah pembangunan yang di danai Dana Desa ( DD) tahun 2018 yang turun ke Desa Muncang Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya menjadi sorotan masyarakat setempat, alasannya pekerjaan semi Hotmik di ke Susunan Sindang Jaya tanpa papan proyek atau papan informasi. Rabu (02/01/2019).

Beberapa pembangunan yang di soroti Masyarakat yaitu jalan Desa yang ada di Sindangjaya, pembangunan kantor BPD yang ada di Desa Muncang Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, seharusnya,” sesuai aturan, saat di mulai pekerjaan harus di pasang papan proyek atau papan informasi agar Masyarakat mengetahui jumlah anggaran dan ikut mengawasi.

Plang informasi proyek itu bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjalan dengan transparan. Dimana keterbukaan dan transparansi di mulai sejak di rekomendasi pekerjaan sesuai aturan, dan di pasang di badan jalan.

Kewajiban memasang plang papan proyek tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 54 tahun 2010 dan Perpres nomor 70 tahun 2012 regulasi ini mengatur setiap pekerjaan fisik / non fisik yang di biayai APBN, APBDes wajib memasang papan nama proyek.

Papan nama tersebut di antaranya memuat jenis kegiatan, lokasi kegiatan, waktu dan lama pekerjaan yang di laksanakan serta nilai besar Anggaran. Namun dengan tidak terpasangnya papan informasi tersebut bukan hanya bertentangan dengan Perpres, tetapi tidak sesuai pula dengan semangat transparansi yang di tuangkan di dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2018 tentang keterbukaan informasi.

Saat ini, pembangunan jalan pekerjaan semi Hotmik jalan Kedusunan Sindangjaya Desa Muncang sedang dalam tahap pelaksanaan akan tetapi terkait dalam teknis pengerjaan, Tim pelaksana (TPK) mengabaikan transparansi anggaran dengan tidak memasang papan proyek atau papan informasi.

Pantauan ormas dan masyarakat, seharusnya pengguna anggaran berintegritas dan punya tanggung jawab moral, dapat menjelaskan anggaran agar setiap pekerjaan dapat di ketahui masyarakat, jangan sampai lisan saja bilang panjang 270 meter besar Anggaran sekian juta itu tak bisa mendatangkan rasa kepercayaan untuk tim pelaksana (TPK).

Pengamatan wartawan di lapangan terlihat pekerja tehnis pengendali alat berat beroperasi dan pekerjaan dalam tahap pelaksanaan, kami mencoba hubungi Tim pelaksana (TPK) via telepon seluler tidak ada jawaban, sehingga kami menanyakan kepada pekerja dan pengawas, kenapa papan proyek tidak di pasang, jawabnya ada, tetapi belum di bawa oleh Tim pelaksana dari Desa.

Sampai berita ini diturunkan pihak terkait belum memberikan jawaban, sebab di hubungi Tim pelaksana (TPK) tak ada jawaban.

Liputan/Rilis : (Mamat Rahmat)
Publis: Baraboy

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: