LSM KONSORSIUM MASYARAKAT UNTUK KUDUS BERSIH ( KMKB ) GELAR AKSI UNJUK RASA DI HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA

Onlinebuser.com, Kudus –  Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Konsorsium Masyarakat untuk Kudus Bersih (KMKB) menggelar aksi unjuk rasa di alun-alun Simpang Tujuh Kudus dan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kudus, Senin (10/12).

Aksi yang dimulai  pukul 09.15WIB diawali dengan orasi di depan pendopo Kabupaten Kudus.Peserta aksi unjuk rasa kemudian berjalan kaki mengelilingi alun-alun Kudus dan diteruskan menuju Kejaksaan Negeri Kudus.Ditempat tersebut peserta unjuk rasa sempat menyampaikan orasi sebelum akhirnya beberapa peserta aksi di persilahkan melakukan audiensi bersama  Kepala Kejaksaan Negeri Kudus Herlina Setyorini, Kasi Pidsus Raden Prabowo Aji Sasmito, dan Kasi Intel Sarwanto.

Dalam kegiatan tersebut, Herlina Setyorini, Kepala Kejaksaan Negeri Kudus mengatakan peran aktif masyarakat dan LSM dibutuhkan dalam mengawasi dan melaporkan dugaan tindak pidana  korupsi ( tipikor ). Akan tetapi dalam laporan yang diberikan ke Kejaksaan Negeri Kudus harus disertai dengan data dan bukti pendukung yang valid.

“Penanganan tindak pidana korupsi (tipikor) harus disertai dengan data dan bukti yang valid. Kalau hanya laporan dugaan korupsi tanpa adanya data dan bukti pendukung yang valid, kami tidak bisa memprosesnya,” ujarnya.

“Dikatakannya selama ini, ada beberapa LSM dan masyarakat yang melaporkan dugaan tindak pidana  korupsi kepada Kejaksaan Negeri Kudus. Namun, saat diminta menunjukkan data dan bukti pendukung mereka mengaku tidak memilikinya, sehingga pelaporan yang ada tidak diproses. Validitas data sangat dibutuhkan timnya untuk mempermudah dalam pengumpulan data dan bahan keterangan.Masyarakat harus lebih jeli dalam melihat fenomena korupsi yang ada,”jelasnya.

“Dengan momentum  Hari Korupsi Sedunia Tahun 2018, Kejaksaan Negeri Kudus akan berupaya dengan semaksimal mungkin untuk memberantas korupsi dan KKN di wilayah ini,”tegasnya.

Ketua KMKB Sururi Mudjib dalam orasinya mengatakan, di peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini, mari  menyatukan langkah dan persepsi dengan kepemimpinan Bupati baru yang akan bersih dari korupsi. Karenanya, jangan sampai terjadi gratifikasi yang menyakiti hati rakyat,” katanya dengan lantang.

“Pada hari ini kita ingatkan DPRD, eksekutif dan Kepala Ogranisasi Perangkat Daerah (OPD) agar jangan sekali-sekali uang rakyat di korupsi. Dengan begitu slogan Kudus religius, cerdas, modern dan sejahtera, akan tercapai,” pungkasnya.

 

 

Liputan Rilis: (Jimmy – Kudus)

Editor : Nofri

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!