TRADISI SEWU KUPAT, RIBUAN WARGA BEREBUT GUNUNGAN

Onlinebuser.com, KUDUS – Tak berselang lama pasca didoakan, 21 gunungan kupat yang tersaji pada Festival Kupatan Kanjeng Sunan Muria ludes jadi rebutan warga dan para wisatawan. Prosesi rebutan gunungan kupat yang dipercaya dapat memberikan berkah itu, bahkan telah dinantikan oleh warga sejak pagi hari.

Salah satu wisatawan asal Yogyakarta, Sudarsih bahkan sengaja datang sehari lebih awal guna mengikuti tradisi kupatan terbesar di Kota Kretek tersebut, dengan harapan bisa mendapatkan kupat yang telah didoakan di Makam Sunan Muria itu. Saya ke sini bersama suami dan anak. Tahun-tahun sebelumnya juga ikut acara ini sekalian ziarah ke makam Sunan Muria, kalau kata orang ziarah sambil ngalap berkah,” ujarnya.

Senada dengan Sudarsih, Rohayah wisatawan asal Cirebon berharap tahun ini bisa meraup berkah dari tradisi satu tahunan tersebut.

Sementara Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Kasmudi mengatakan tahun ini terjadi kenaikan pengunjung dalam tradisi sewu kupat. Jika tahun lalu ada seribuan lebih pengunjung yang memadati lokasi tradisi, tahun ini jumlahnya meningkat hingga dua kali lipat. Sesuai kemampuan dinas, pihaknya menjamin tradisi kupatan Sunan Muria akan terus berkembang dari tahun ke tahun. Dengan tujuan, tradisi tersebut bisa tersohor ke penjuru negeri bahkan dunia,” jelasnya.

“Kami juga sediakan stand UMKM untuk menarik minat wisatawan dengan berbagai produk lokal Colo. Seperti kopi muria, syrup parijoto, serta berbagai hasil industri rumah tangga lain. Semua ini dilakukan untuk mendongkrak sektor wisata religi Sunan Muria sekaligus mengangkat sektor perekonomian masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Sementara Bupati Kudus HM Tamzil mengapresiasi semua pihak terkait yang telah menyukseskan acara Kupatan Sunan Muria. Semua elemen dianggap telah bekerja keras dan sungguh-sungguh dalam menyiapkan gelaran. Semoga tahun depan bisa lebih baik dan meriah,” pesannya.

Liputan/Rillis : ( Jimmy )
Publish : (Baraboy)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: