MASA TENANG, RIBUAN APK DIBERSIHKAN APARAT GABUNGAN BAWASLU, POLRES, DAN SAPOL PP KUDUS

Onlinebuser.com, – Memasuki masa tenang, ribuan alat peraga kampanye ( APK ) dicabut oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kudus bekerja sama dengan Polres Kudus dan Satpol PP, Minggu (14/04),  mereka bergerak membersihkan APK secara serentak di 9 Kecamatan.

Ketua Bawaslu Kudus, Wahibul Minan mengatakan tertanggal 14 – 16 April 2019, merupakan masa tenang. Sehingga calon legislatif ( Caleg ), calon Presiden ( Capres ) dan partai politik ( Parpol ) tidak diperkenankan lagi melakukan kampanye dan harus segera menurunkan APK mereka, sebagaimana amanat UU Nomor 7 tahun 2017 tentang penyelenggaraan pemilu.

Dijelaskan Wahibul,  kegiatan penurunan APK di Kudus dilakukan oleh aparat gabungan yang terbagi  kedalam 4 tim. Secara rinci  ada 60 personil yang dikerahkan dari kabupaten, yakni 10 personel Polres Kudus, 20 personil Bawaslu dan 30 personil Satpol PP.

“Kami juga mengerahkan 27 Pantia Pengawas Kecamatan ( Panwascam ), 132 Penitia Pengawas Daerah ( PPD ) dan 3.049 Panitia Pengawas Tempat Pemungutan Suara ( PTPS ). Adapun jadwal pelaksanaan penertiban dilakukan mulai tadi pagi dan ditargetkan selesai pada 16 April 2019,” jelasnya.

Meskipun demikian, Wahibul Minan menegaskan pihaknya mentargetkan kegiatan penertiban APK tersebut bisa selesai dalam waktu satu hari. Dengan begitu, dia berharap proses pelaksanaan pemilu bisa berjalan sesuai dengan ketentuan,”imbuhnya.

Selain penertiban APK, Bawaslu Kudus akan turun melakukan pencegahan terjadinya pelanggaran pemilu di masyarakat. Seperti pengawasan terhadap politik uang di masyarakat yang kerap dilakukan di masa tenang. Untuk itu, dia menghimbau kepada masyarakat agar tidak lengah dan mau berpartispasi aktif mengawal proses pemilu ini,”tegasnya

“Jangan sampai Golput, tanggal 17 April ayo kita datang ke TPS menyalurkan hak suara kita, dan jika menemukan kecurangan dalam pemilu, segera laporkan ke Bawaslu,” pungkasnya.

(Jimmy)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: