HARI PERTAMA BUKA, SAMSAT KUDUS DI SERBU WARGA

Onlinebuser.com, KUDUS – Hari pertama pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kudus buka diserbu ratusan pengunjung. Kepadatan tersebut mengakibatkan warga harus mengantre hingga berjam-jam untuk membayar pajak kendaraan.

Seperti yang dialami oleh Zaenal, warga Desa Kaliwungu Kudus yang rela menunggu hingga 2 jam lamanya untuk membayar pajak motor honda Vario miliknya. Kepada awak media dia mengaku sengaja memanfaatkan hari pertama pelayanan pasca lebaran, pasalnya tenggang waktu pengisian motor miliknya akan segera habis. Tenggang waktunya sampai tanggal 15 Juni 2019. Mumpung hari kerjanya shift malam, jadi paginya bisa saya manfaatkan buat ngisi STNK. Zaenal mengaku datang pukul 09.15 WIB, antrean panjang telah terjadi di Samsat Kudus, semakin siang antrean yang ada semakin memanjang. Ini tinggal nunggu pengambilan STNK saja,”, katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Kudus Wibowo membenarkan, pasca libur lebaran di Samsat Kudus terjadi penumpukan wajib pajak. Meskipun demikian, ia menyebutkan hal tersebut masih tergolong wajar. Setiap tahunnya memang seperti ini, kami juga sudah siapkan strategi khusus untuk mengatasi hal ini,” jelasnya.

Panambahan loket dan jam pelayananpun dilakukan oleh pihak Samsat Kudus untuk mengatasi lonjakan wajib pajak di pagi hari. Pada hari pertama ini, Samsat Kudus buka pelayanan lebih pagi yakni pukul 07.00 WIB pada satu loket tambahan. Sebelumnya ada dua loket pelayanan, untuk hari ini ditambah satu loket menjadi tiga loket. Loket pertama tadi mulai pukul 07.00 sampai 08.00 WIB. Kemudian loket kedua mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga menggalakkan Samsat keliling dan Samsat siaga. Wibowo menghimbau warga untuk memanfaatkan pelayanan Samsat keliling dan Samsat siaga sebaik mungkin. Kalau tidak mau antre lama di sini, bisa perpanjang di Samsat keliling atau Samsat siaga. Atau bisa juga melakukan pembayaran pajak di marketplace, bank dan minimarket, jadi nanti ke sini hanya minta legalitas saja,” pungkasnya.

Liputan/Rillis : ( Jimmy )
Publish : (Baraboy)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: