LEBIH DARI 800 KAPAL MERAPAT DI TPI BAJOMULYO KEBAKARAN KAPAL PERLU DIWASPADAI

Onlinebuser.com, Pati – Simulasi pemadaman ketika terjadi kebakaran kapal mengawali agenda koordinasi antar instansi terkait Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo. Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, bersama Kapolres Pati, Dandim 0718/ Pati, Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo, Kepala BPBD Pati, Kepala SatPol Air Polres Pati, Kapolsek Juwana, Danramil Juwana, Kepala TPI Unit 1 Dan 2 Juwana,  Camat Juwana serta seluruh elemen masyarakat dan para nelayan dari lingkungan Juwana dan Banyutowo juga turut hadir dalam kegiatan ini, yang disaksikan oleh instansi terkait dan sejumlah nelayan yang hadir pada Selasa siang (12/03), bertempat di TPI Bajomulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati

           Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menyampaikan bahwa di Kabupaten Pati ini, salah satu bidang yang menonjol adalah sektor perikanan, yang dibagi menjadi perikanan budidaya maupun perikanan tangkap. Ia mengungkapkan di Juwana ini, sektor paling utama adalah perikanan tangkap,”jelasnya.

           “Jadi memang sektor inilah yang menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi dan kemanfaatan serta kesejahteraan masyarakat Pati. Dan kita tahu bahwa di Juwana ini, kapal – kapal yang diatas 30 gt ini jumlahnya sudah sangat banyak sekali, yakni mencapai lebih dari 800 kapal”, paparnya.

             Hal tersebut tentunya menimbulkan banyak dampak positif, namun juga menimbulkan dampak negatif lainnya yakni terkait kedisiplinan dalam pengelolaan maupun perbaikan sehingga dapat mengakibatkan bencana kebakaran. Hal ini tentunya, menjadi momok selain bagi para nelayan, juga bagi para pemilik kapal,” imbuhnya.

            “Idealnya, kalau kita memperbaiki kapal, itu di posisi – posisi di dok, tetapi juga mesti kita sadari bahwa di sini, dok belum ada banyak. Dan yang mengkhawatirkan adalah, kebakaran kapal tersebut, tidak hanya di satu kapal saja, namun dapat merambat di kapal – kapal tetangga”, tegasnya.

            Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Bajomulyo, Saptiwi Mumpuni mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wadah silaturrahim antar elemen, untuk menjaga persatuan dan mempererat persaudaraan. Dengan persatuan dan persaudaraan yang kuat, maka akan mudah untuk saling bersinergi demi mencapai tujuan bersama.

          “Bahwa sesuai dengan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No. 8 tahun 2018, tentang pelabuhan perikanan, bahwa pelabuhan perikanan mulai melakukan fungsi pemerintahan dan fungsi perusahaan”, jelasnya.

           Ditambahkan Saptiwi, fungsi pemerintahan yaitu untuk melakukan pengaturan, pembinaan, pengendalian, pengawasan serta keamanan ditambah keselamatan operasional kapal perikanan di pelabuhan. “Sedangkan fungsi perusahaan, yaitu melakukan pengusahaan, serta penyediaan dan atau pelayanan jasa kapal perikanan maupun jasa terkait lainnya di pelabuhan”, pungkasnya.

Liputan Rilis: (Humas Pemda / Hery ).
Editor : Nofri

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: