KAPOLRES Balikpapan Menegaskan Tindakan Petugas Kepolisian Dalam Menangani Demo Mahasiswa di Depan Kantor DPRD kota Balikpapan

Onlinebuser.com, Balikpapan –KAPOLRES Balikpapan AKBP Wiwin Fitra menegaskan bahwa tindakan petugas Kepolisian dalam menangani demo mahasiswa di depan kantor DPRD kota Balikpapan sudah sesuai dengan protap yang ada.

“Dari awal demo kami mengawal secara persuasif,”kata Wiwin saat ditemui di restaurant Bondy pada (11/2/2019) kemarin.

Menurut Wiwin kondisi menjadi tidak terkendali terjadi saat mahasiswa memaksa untuk menutup jalan Sudirman sehingga membuat ke macetan lalu lintas,meskipun sudah Diminta dengan baik-baik tapi para pendemo tidak mau beranjak dari Tengah jalan dengan alasan meminta kepada Ketua DPRD Abdullah untuk menemui mereka.

Puncaknya lanjut Wiwin menjelang sore masyarakat pengguna jalan pun menjadi gerah dan turun ke jalan memaksa para mahasiswa untuk pindah ke pinggir jalan.

Maka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan para petugas pun terpaksa memindahkan para mahasiswa tersebut ke pinggir jalan maka saat itulah terjadi aksi saling dorong sebab kemacetan yang terjadi sangat panjang dan masyarakat pun sudah kegerahan karena mengalami kemacetan

“Silahkan berdemo tapi jangan mengganggu fasilitas umum,” ujar Kapolres Balikpapan Akbp Wiwin.

Wiwin pun mengakui bahwa ucapan-ucapan yang yang disampaikan para pendemo memang membuat dirinya dan petugas lain menjadi panas karena ucapan mereka tidak elok di dengar tapi dirinya telah menginstruksikan kepada petugas untuk tidak bereaksi atas provokatif mereka.

Karena itulah Kapolres Akbp Wiwin menegaskan akan menyelidiki dan mengambil tindakan kepada anggotanya kalau terbukti melakukan tindakan kekerasan.

Wiwin yang didampingi oleh Ketua Komisi 1 DPRD Faisyal Tola ini menyampaikan bahwa tuntutan mahasiswa tentang kasus RPU sedang dalam persidangan di pengadilan , sedangkan kasus TPU sedang dalam proses hukum di pengadilan.Jadi semuanya dalam proses.

Seperti yang diketahui babwa demo mahasiswa yang sempat ricuh ini terjadi karena mahasiswa yang tergabung dalam bKelompok Cipayung ini tetap bersikukuh supaya Abdullah hadir menemui mereka, sedangkan disaat yang sama Abdullah tidak ada di tempat karena para anggota dewan sedang memasuki masa reses.

Liputan Rilis: (Abidin)
Editor : Nofri

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!