DLH Surati Perusahaan, Selamat : Tidak Taat Aturan, Proper Ispo Ditinjau Kembali

Onlinebuser.com, Indragirihulu – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Inhu, Riau menyurati seluruh perusahaan yang beroperasi di Inhu, terutama perusahaan yang memiliki izin dokumen pemanfaatan air limbah industri minyak sawit pada tanah perkebunan sawit.

Demikian disampaikan Kepala DLH Kabupaten Inhu Ir Selamat MM kepada Wartawan Senin (11/2/2019) di Pematangreba 
Dikatakan, ada 17 perusahaan yang disurati dan sebagian perusahaan dinilai tidak disiplin dan tidak taat aturan seperti tertuang dalam Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup pasal 68.

Dimana pada pasal 68 tersebut ditegaskan, setiap orang yang melakukan usaha dan/atau  kegiatan, berkewajiban memberikan laporan terkait dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara benar, akurat, terbuka dan tepat waktu kepada pemerintah.

Namun kenyataannya, tahun 2018 sebagian perusahaan di Inhu yang mengantongi izin pengendalian dan pembuangan limbah cair. Mereka tidak disiplin dan tidak tepat waktu dalam melaporkan perusahaan secara berkala (laporan triwulan) hasil swapantau/analisa  air limbah ke DLH Inhu.

Begitu juga izin pemanfaatan air limbah industri minyak sawit pada tanah di lahan perkebunan sawit (land aplication) yang telah dikeluarkan DLH Inhu diwajibkan melaporkan hasil pemantauan air limbah satu bulan sekali, air tanah setiap enam bulan sekali dan tanah setiap setahun sekali.

Bagi perusahaan yang tidak mematuhi aturan, sanksinya bisa ditinjau kembali proper dan Isponya. “Karena salah satu indikator penilaian proper dan Ispo perusahaan wajib melaporkan sesuai izin yang dimiliki secara benar, akurat, terbuka dan tepat waktu,” ungkapnya.

Liputan Rilis: (Rolijan).
Editor : Nofri

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!