DANREM 072/PMK PIMPIN UPACARA PEMBERANGKATAN PELETON BERANTING YUDHA WASTU PRAMUKA JAYA DAM IV/DIP

Onlinebuser.com, Bantul – Peleton Beranting Yudha Watu Pramuka Jaya merupakan wujud penghormatan dan penghargaan kita terhadap jasa-jasa para Pahlawan pendahulu dan yang lebih utama adalah bagaimana nilai-nilai kejuangan ditransformasikan pada setiap diri Prajurit baik dalam pola tindakan, perilaku yang sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu Korps Infanteri, yang pada hari ini star dari alun-alun Bantul menuju arah Kulonprogo melewati rute yang telah di tentukan. Minggu (16/12/18).

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Mochamad Efendi, S.E, M.M, yang disampaikan Danrem 072/Pamungkas Brigjend TNI. Muhammad Zamroni pada Upacara Pemberangkatan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya, bahwa tanggal 19 Desember 1948, merupakan catatan penting dalam perjuangan Bangsa Indonesia khususnya Prajurit Infanteri dalam rangka menghadapi Agresi Militer Belanda II, oleh karena itu peristiwa tersebut diabadikan oleh TNI AD sebagai Hari Infanteri.

Pada saat itu, Jenderal Besar Soedirman, melalui amanat yang dituangkan pada perintah Kilat No.1/PB/D/1948, bahwa, kita telah diserang, pada tanggal 19 Desember 1948, Angkatan Perang musuh menyerang Yogyakarta dan Lapangan Terbang Maguwo, Pemerintah musuh telah membatalkan persetujuan gencatan senjata, semua angkatan perang untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan untuk menghadapi serangan lawan, “Met of Zonder Pemerintah” TNI teruskan perjuangan.

Peristiwa bersejarah tersebut terjadi di kota Yogyakarta yang sekaligus memberikan pesan penting kepada kita semua, bahwa dengan hanya berbekal tekad, semangat, serta perlengkapan yang sangat sederhana, Tentara bersama Rakyat berhasil memenangkan pertempuran secara gemilang.

Dalam peristiwa itu, Tentara Keamanan Rakyat dapat memadukan setiap potensi serta kemampuan yang ada dengan menggunakan taktik dan strategi gerilya yang tepat dengan menggunakan prinsip-prinsip peperangan semi modern, seperti pendadakan, pemusatan tenaga, kesatuan komando.

Dalam rangkaian peringatan bersejarah yang penuh heroisme inilah, peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya dengan mengawal panji-panji/simbol Korps Infanteri kita laksanakan setiap tahun guna menggelorakan semangat dan meresapi kembali nilai-nilai patriotisme para pahlawan yang tak kenal kata menyerah.

Belajar dari pengalaman sejarah tersebut, kita semakin yakin bahwa seberat apapun tantangan tugas yang kita hadapi, sepanjang dilaksanakan dengan penuh keyakinan dan kebersamaan akan meraih keberhasilan yang memuaskan.

Berkaitan dengan itu, saya (Danrem) minta agar kegiatan Peleton Beranting ini benar-benar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas sehingga acara tradisi ini dapat memberi makna yang nyata pada kondisi kehidupan kita saat ini.

Peleton beranting ini akan menempuh jarak 250 KM yang dibagi menjadi sepuluh etape dan akan melewati delapan Kabupaten yaitu Bantul, Kulon Progo, Purworejo, Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga, Pemalang dan Pekalongan.

Kita semua menyadari, bahwa pelaksanaan peleton beranting bukan tugas ringan, karena dalam pelaksanaannya nanti secara beranting baik siang, malam, panas, maupun hujan, kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan dengan penuh semangat sampai ke sasaran akhir. Namun demikian, saya percaya bahwa dengan dilandasi oleh semangat kejuangan yang tinggi, kalian dapat menyelesaikan tugas ini dengan aman dan lancar.”Tambah Danrem.

Selain hal tersebut, Danrem 072/Pamungkas juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk para generasi muda kita, hal ini guna pembangkit semangat Patriotisme dan Nasionalisme.

Upacara pemberankatan peleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya Kodam IV/Dip diawali dengan dilaksanakannya penyerahan simbol-simbol/panji Korps Infanteri kepada peserta peleton beranting dari satuan Infanteri Kodam IV/Dip sebagai wakil peserta peleton beranting.

Pelepasan peleton beranting ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Danrem 072/Pamungkas dengan didampingi unsur TNI maupun Pemerintah Daerah Bantul di depan halaman Pendopo Kantor Bupati Bantul.

Semoga selama melanjutkan perjalanan menuju sasaran berikutnya, Peleton inti tersebut sampai tujuan dalam keadaan lengkap, utuh, lancar dan aman.” Pungkas Zamroni.

Liputan/Rilis: (Cw/Narto/Culeng)
Publish : Baraboy

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!