YANG DULU DITUTUP..! KINI DI BUKAN KEMBALI, TPA (TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH TERAHIR) DI GUNUNG SANTRI CIREBON JABAR, BANYAK MENUAI KONTROVERSIAL KECURIGAAN ??

Onlinebuser.com – Cirebon – Kini pembuangan sampah yang terletak di gunung santri Desa Kepuh kecamatan palimanan kabupaten Cirebon jawa barat, adanya pembukaan sampah di gunung santri mengundang banyak pertanyaan yang miris.??


semenjak puluhan tahun pembuangan sampah terahir (TPA) di gunung santri masyarakat tidak menerima konpensasi dari pihak dinas lingkungan hidup (DLH). dari tahun 2013 dan semenjak itu pun penutupan/ditutup oleh masyarakat setempat, dan di tgl 18 januari tahun 2017 dan sampai tahun 2018 adanya negoisasi oleh dinas LH (lingkungan hidup) kabupaten cirebon, masyarakat desa kepuh sampai kapanpun tidak akan pernah membuka kembali adanya pembuangan sampah di gunung santri. “ujar narasumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Adanya pembukaan kembali pembuangan samapah tersebut banyak mengundang pertanyaan janggal.? Loh kenapa dulu sampai berdemo dan menolak keras, “jangan sampe dibuka dengan alasan apapun” itu orasi yang pernah dilontarkan masyarakat gunung santri tahun dulu. dan sekarang sekonyong-konyong masyarakat begitu saja memperbolehkan kembalinya pembuangan sampah di lokasi gunung santri tersebut, ada apakah ini semuanya, yang pasti, ada udang dibalik batu, tidak mungking bila tidak ada sesuwatu..?

Sunan Bendung (selaku kordinator masyarakat) ” kami disini menolak keras kalo TPA dibuka kembali, karna mengandung racun limbah tersebut yang mengalir kesungai, dan masyarakat banyak yang terkena penyakit Ispa (gangguan pernafasan), sampai kapanpun tidak akan dibuka TPA ini, sampai titik darah penghabisan” ujarnya degan nada lantang pada aksi thun 2017.

yang dulu menolak keras dibukanya TPA tersebut, Sunan Bendung selaku aktifis masyarakat Desa Kepu sekarang 100% drastris berubah haluan, bab petir disiang bolong, langsung mengijinkan dibukanya kembali pembuangan sampah terahir di gunung santri. Saat dimintai komentar terkait dibukanya kembali TPA gunung santri, oleh awak media Sunan Bendung, memberi komentar singkat, bawasan nya, “saya selaku masyarakat desa kepuh sudah bertemu dengan kepala dinas LH adanya sosialisasi dengan pihak dinas LH dan dinas terkait adanya persetujuan konpensasi buat masyarakat desa kepuh.” ujar sunan bendung.

Saat awak media akan meliput ditempat balai desa senin (27/05/19) yang saat itu ada undangan untuk masyarat yang akan dibagikan konpensasi dari pihak dinas lingkungan hidup LH, akan tetapi seakan – akan prangkat desa dan dinas LH tidak mau diliput oleh awak media, dan rapat merekapun seakan tertutup, ada apa dengan mereka semuanya, disinilah kami sebagi jurnalis/pewara berita menjadi janggal dengan adanya penomena yang seperti itu.

Untuk keterangan lebih lanjuk awak media pun bergegas mendatangi pihak terkait dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Cirebon, sesampainya ditempat, yang bersangkutan Kabid (kepala bidang) DEDI tak ada ditempat kerjanya, dan setap LH memberi keterangan “pak DEDI sedang kelur mas,” sampai diterbitkan nya berita ini kami sebai media yang selaku kontrol sosial masi ingin mekonfirmasi adanya gejanggalan mengenai TPA digunung santri.

(Hendra susanto)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: