Ribuan Hektar Tanaman Perkebunan Kelapa Sawit, Milik Hak Guna Usaha Di Duga Di Lokasi Lahan Gambut

Onlinebuser.com, – Pantauan Kepala Biro Surat Kabar Mingguan Buru Sergap Kabupaten Pelalawan-Siak Bapak Zulfan Nasution di lapangan perkebunan kelapa sawit Hak Guna Usaha (HGU) PT. MUSIM MAS Pemegang surat sertifikat, Roundtable Stainable Plam Oil (RSPO), Sertipikat Indonesian Sustainable Plam Oil (ISPO), Sertipikat International Sustaina bility Carbon Certification (AI CC), berada di Desa Talau Kecamatan P angkalan Kuras Kabupeten Pelalawan Riau.

Sebanyak 17 blok besar berpetak petak segi empat luas ribuan hektar, penumbangan peremajaan siap steking dan siap di tanam kelapa sawit, sebelumnya tokoh masyarakat, Desa Talau yang tid ak ingin di sebut namanya, mengatakan “kami orang desa tidak tahu persis bagaimana lahan gambut, yang jelas lahan itu di dataran rendah luas dan rawa rawa dalam, kalau musim hujan lahan tersebut banyak yang tenggelam” katanya.

Kata yang sama di sampaikan masyarakat yang berpondok di pinggir sungai Nilo kecil, kerja sehari-harinya mencari ikan, kalau musim hujan banjirnya sangat tinggi, kebun kelapa sawit PT. M USIM MAS semua pada tenggelam, pondok yang tinggi nya sampai 5 meter hampir juga tenggelam, apa lagi daerah  Mengkarai banjirnya lebih tinggi lagi, mungkin di situ gambutnya lebih tebal dan dalam katanya.

Kepala Biro Skm Buser-OnlineBuser konfirmasi Humas PT. MUSIM MAS, Bapak  IBRAHIM kirim pesan singkat melalui Whatsapp, berisikan informasi dari masyarakat, devisi 6 Desa Talau lahan gambut tebal kedalaman 8 sampai 9 meter masuk Hak Guna Usaha (HGU) PT. MUSIM MAS.

Mohon informasinya pak humas, berapa luas lahan gambut Devisi 6 ? , tahun berapa lahan gambut di steking ?  kabar nya Devisi 6 sekarang di ganti Devisi 5 apa benar itu pak humas ? saat ini Devisi 6 lagi di tanam kelapa sawit, apa benar pak humas Ibrahim ?, mohon di balas.

Sampai relis berita tidak di jawab alias tidak dibalas, saat di telepon humas Ibrahim, di angkat alasan mohon maaf lagi rapat katanya. Harapan masyarakat kepada intansi dinas yang terkait dan yang berkompoten di bidang lahan gambut, mau itu dari dinas pusat jakarta, dinas propinsi riau, ataupun dari dinas Kabupaten Pelalawan.

Hendaknya segera turun lapangaan untuk melihat lebih dekat dan jelas kepastian lahan gambut, yang hasil nya nanti dapat di beritahukan kepada masyarakat, sehingga tidak jadi pertanyaan masyarakat desa Talau.

(Zfn)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: