TERDUGA TERORIS PENJUAL IKAN CUPANG DITANGKAP DIRUMAH ORANG TUANYA

Onlinebuser.com, KUDUS – Seorang penjual ikan cupang di Kabupaten Kudus berinisial MUA (24 tahun), dilaporkan ditangkap tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri pada Selasa (14/05) pagi, di kediaman orang tuanya di Kecamatan Kaliwungu. Penangkapan tersebut dibenarkan oleh tetangganya, Toha Maulana (57 tahun), pedagang toko alat pertanian yang bermukim tak jauh dari rumah orang tua terduga teroris.

Menurut Toha, dia meliat secara langsung penangkapan MUA yang terjadi pada pukul 07.00 WIB. Saat itu, dirinya tengah duduk santai di samping tokonya dengan posisi menghadap langsung ke rumah terduga teroris. Dia melihat sebuah mobil Kijang Inova warna abu-abu dengan plat B terparkir di depan gang rumah orang tua MUA.

Di dalam mobil tersebut, Toha melihat ada seorang sopir dan tiga orang berbadan tegap dengan menggunakan pakaian layaknya preman, satu dari ketiga orang tersebut menggunakan masker. Mereka terlihat bergegas melangkah menuju salah satu rumah di gang tersebut, seolah tengah membawa misi tertentu.

Tak berselang lama, ketiga orang tersebut keluar dari gang dengan merangkul seorang pemuda (MUA) dan segera memasukkanya ke dalam mobil. Setelah itu, ada empat polisi datang dengan mengendarai motor dan memarkirkan motornya di bagian depan dan belakang mobil Kijang Inova abu-abu tersebut, kemudian rombongan tersebut pergi meninggalkan lokasi.

Salah satu tetangga MUA, Qoim mengungkapkan bahwa MUA dikenal sebagai anak yang pendiam dan terkesan ‘klunta-kuluntu’. Dulu, keluarga MUA sempat tinggal di dekat Masjid Al Jihad dan menjadi jamaah Masjid tersebut.

Karena rumahnya yang di sana dibongkar, akhirnya keluarga MUA pindah ke daerah tersebut.
Kepala Desa Prambatan Lor, Kasmuri mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui kejadian tersebut dan mendapat informasi penangkapan dari salah satu warganya oleh Densus 88 pada pukul 11.00 WIB.

“Dari keterangan warga sekitar, MUA berjualan ikan hias di rumahnya, dia juga jarang di rumah dan keluarganya memang tertutup. Jadi warga sekitar tidak mengetahui secara jelas MUA itu pergi kemana atau kerja dimana,” tandasnya.

Liputan/Rillis : (Jimmy)
Publish : (Baraboy)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: