Kepsek SMPN 1 Panai Hilir Diduga Gelapkan Dana BSM Siswa/i

Onlinebuser.com, – Jalan buntu, mantan orang tua siswa/i SMPN 1 Panai Hilir berencana melaporkan Eks Kepala Sekolah (Kepsek) Inisial ABDUL W HASIBUAN Keranah Hukum terkait dugaan penggelapan uang Bantuan Siswa Miskin (BSM) Anak mereka, Kamis, Tanggal, (16/05/19) Berta ini dilansir dari media (indah suar.id) Bermula orang tua siswa/i membuka diri terhadap ABDUL W HASIBUAN dengan cara menempuh jalan kekeluargaan lewat sebuah pesan disampaikan Kepada Kepala sekolah yang kini dijabat bapak Nijamuddin, Namun hampir satu bulan tak ada titik terang alias jalan buntu, Dalam pesan tersebut orang tua siswa/i menyampaikan Kepada Bapak Nijamuddin Agar kiranya saudara ABDUL W HASIBUAN dengan rendah hati menyalurkan uang BSM anak mereka, hingga Nijam menyebut saudara ABDUL W HASIBUAN terkesan tidak menunjukkan Itikad baik, Kepada Wartawan orang tua siswa/i menyesalkan prilaku ABDUL W HASIBUAN.

Sekilas Wawancara orang tua siswa/i

Ibu Nurmala, Warga Desa Sei Sakat, menceritakan dua tahun uang BSM anaknya tak kunjung keluar, Ia merasa ada yang aneh di SMPN 1 panai hilir sewaktu dipimpin ABDUL W HASIBUAN, Ibu Erlina, Warga Desa Sei Sakat, Juga sebagai korban menceritakan selama dua tahun anaknya tak pernah menerima uang BSM, dan masih banyak sejumlah ratusan orang,

Sederet nama orangtua yang akan segera melaporkan ABDUL W HASIBUAN Keranah Hukum :
Ibu Erni, Warga Desa Sei Sakat.
Ibu Wirna, Warga Desa Sei Sakat,
Ibu Siti Aisyah, Warga Desa Sei Sakat,
Ibu Ani, Warga Desa Sei Sakat,
Bapak Bakol, Warga Desa Sei Sakat.
Ibu Ramlah, Warga Desa Sei Sanggul.
Ibu Saminah, Warga Desa Sei Sanggul,

Masih banyak nama lagi, menurut sumber situs pip kemendikbud go.id, lebih dari 280 siswa/i penerima, Mengulas kabar tersebut, Awak media ini pun menggali informasi kebenaran dari yang bersangkutan Bapak ABDUL W HASIBUAN, Namun sayang tidak dapat ditemui, rumah beliau selalu terkunci dan saat terbuka Ia tidak pernah berada ditempat, hingga nomor selulernya pun tidak lagi aktif,

Sementara itu, bapak Febri Andi M selaku bendahara sekolah SMPN 1 panai hilir menjelaskan/mengaku bahwa uang BSM SMPN 1 panai hilir diwaktu kepemimpinan Bapak ABDUL W HASIBUAN telah selesai dicairkan secara kolektif sejumlah Rp. 500 Juta, (Lima Ratus Juta Rupiah), itu sudah cair pak, sudah cair,.! mengenai disalurkan atau tidak coba tanya langsung kepada bapak ABDUL W HASIBUAN, Ucap Pebri Andi M, Febri menyesalkan peristiwa tersebut usai mengetahui orang tua siswa/i tidak menerima hak anak nya Febri berjanji kiranya beberapa hari menunggu, Ia menyebut akan mendatangi bapak ABDUL W HASIBUAN untuk meyalurkan uang orang tua yang melapor, Namun setelah ditunggu beberapa hari sampai saat kini tidak ada kabar, Febri juga dianggap tidak konsekuen alias janji tinggal janji.

 

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Bapak Sarimpunan, lewat Via Watshaap menjelaskan, begini penjelasannya :

Selaku Kadis Pendidikan, saya mengucapkan terima kasih atas informasinya.
2. Jumlah siswa penerima PIP tanya langsung ke sekolah tsb selaku satker pengelola PIP yg bertanggung jawab penuh.
3. Jumlah keseluruhan besaran uang PIP tergantung masing2 sekolah tersebut sesuai dengan kuotanya.
4. Pencairan dana PIP diambil secara langsung oleh siswa ke bank BRI sesuai lokasinya. Kalau diambil secara kolektif, harus ada permohonan orang tua siswa dan kepala sekolah yg memenuhi syarat, maka disetujui Kepala Dinas.
5. Dinas Pendidikan hanya melalukan Monev terhadap pengelolaan PIP yg langsung ditangani oleh Pihak Sekolah.
6. Ada lagi yang bisa dibantu..?

Kini orang tua siswa/i yang menjadi korban bertekat segera melaporkan saudara ABDUL W HASIBUAN keranah hukum jika dalam tempo seminggu imi uang anak nya tidak disalurkan, Demikian Dikabarkan.

(Syafrizal Siregar)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: