“WARTAWAN YANG MENGAKU WARTAWAN SKM BUSER TERNYATA ID CARD NYA PALSU ALIAS BODONG”

KTA PALSU DAN ASLI

Onlinebuser.com, Cianjur –  30-10-2017.Viral nya nama Media SKM BUSER di beberapa media Elektronik,Online dan Cetak tentang pemberitaan, penangkapan 4 (empat) orang,yang 3(tiga)orang Mengaku dari media SKM BUSER ternyata ID CARDnya Palsu alias Bodong. 2 (dua) orang masih dicari (DPO) yang di duga pelaku Pemerasan sangat mengganggu, merugikan Media SKM/ONLINE BUSER, sampai-sampai TEAM PUSAT SKM/ONLINE BUSER turun tangan ke Lokasi kejadian, tepat nya di Mapolsek Karangtengah, dan Mapolres Cianjur, Jawa Barat. 30/11.

Gangguan yang di alami oleh Media SKM/ONLINE BUSER banyak nya penelpon Pejabat-Pejabat Tinggi kepada Pimred Elvin Caeni yang mempertanyakan kejadian tersebut selama tiga hari berturut-turut, sementara ini sangat lah merasa tercemar tentang ada nya hal kejadian tersebut.

Tentang Pemerasan para pelaku pun diancam dikenakan Pasal 368 ayat 1 KUHP subsider 369 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara, ternyata para pelaku itu bukan Wartawan yang notabene nya seperti hal nya Wartawan yang ber pegang teguh dengan Kode Etik Jurnalis, dan UU No 40 tahun 1999.

Setelah cros chek di TKP TEAM PUSAT SKM/ONLINE BUSER mendapat kan jawaban dari Penyidik Mapolsek Karangtengah, bahwa yang memodali Sdr. Hendrik ID CART PALSU tersebut adalah Sdr. Darwis, dan berlanjut kepada Pelaporan Pemalsuan ID CARD SKM BUSER, Pemalsuan Tanda Tangan dan Pencemaran Nama baik oleh KABIRO Cianjur Asep Bajuri dengan HD Sulaeman KRU ya.

Biodata yang TEAM PUSAT SKM/ONLINE BUSER ditemukan ada nya keganjalan terkait penangkapan adalah bahwa bisa di lihat tentang ID CART ASLI dan ID CART PALSU yang telah di jadikan barang bukti di Mapolsek Karangtengah pada Senin 27 November 2017.

Terkait tentang PRESS REALEASE PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA PEMERASAN DAN PENGANCAMAN YANG DI DUGA DILAKUKAN OLEH OKNUM WARTAWAN MEDIA SURAT KABAR BUSER :

Assalammualaikum Wr Wb,

Kepada Yth :  KAPOLRES CIANJUR

Dari : KAPOLSEK KARANGTENGAH

PERIHAL : PRESS REALEASE PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA PEMERASAN DAN PENGANCAMAN YANG DI DUGA DILAKUKAN OLEH OKNUM WARTAWAN MEDIA SURAT KABAR BUSER

I. FAKTA-FAKTA

Mohon Izin dilaporkan, Pada hari Senin Tanggal 27 November 2017 Sekira Pukul 13.00 Wib bertempat di Mapolsek Karangtengah Jl. Raya Bandung Km 3 Desa Bojong Kec. Karangtengah Kab. Cianjur, Telah dilaksanakan Press Realease Pengungkapan Tindak Pidana Pemerrasan dan Pengancaman yang di duga dilakukan oleh Oknum Wartawan dari Media Surat Kabar Buser.

Press Realease disampaikan langsung oleh KAPOLSEK KARANGTENGAH KOMPOL AGUS JAMALUDIN, SH dengan Anggota Polsek Karangtengah Polres Cianjur Kepada Media baik Cetak maupun Elektronik.

Adapun kejadian tersebut terjadi Pada hari Pada hari Selasa Tanggal 07 November 2017 Sekira Pukul 15.00 Wib TKP Perumahan Noah B 15 Kp. Cigalumpit Desa Sabandar Kec. Karangtengah Kab. Cianjur.

Pelapor an. DARWI, NIK : 3203011412710003,  Tempat Tanggal lahir Pati, 14-12-1971, Laki-laki, Indonesia, Wiraswasta, Islam, Alamat Perumahan Noah Blok B 15 Rt.001/014 Desa Sabandar Kec. Karangtengah Kab. Cianjur, Sesuai dengan LP (Laporan Polisi) Nomor : LP/B/182/XI/2017/JABAR/RES CJR/SEK KARTENG Tanggal 12 November 2017.

Identitas di duga Tersangka/Pelaku, antara lain :

  1. HENDRIK PELANI als HERLAN Bin H. NAZMUDIN, laki-laki, Cianjur 17-04-

1985, Islam, Wiraswasta, Kp. Sirnagalih Rt 003/ 003 Ds. Sirnagalih Kec. Cilaku

Kab. Cianjur

  1. AGUS SAEPUL ROHMAN Bin AEP SAEPUDIN, laki-laki, Cianjur 29-03-1989,

Islam, Wiraswata, BTN Pepabri Rt 005/ 001 Ds. Sukasari Kec. Cilaku Kab.

Cianjur

  1. GUN GUN GUNAWAN als UGUN Bin WAHYU, laki-laki, Cianjur 25 tahun,

Islam, Wiraswasta, Kp. Cijoho Rt 04/ 04 Ds. Jambudipa Kec. Warungkondang

Kab. Cianjur

  1. HERMAN ABDUL KAHFI Bin SALIM, Cianjur 02-06-1987, Islam, Wiraswasta,

Kp. Cihamplas Rt 002/ 014 Ds. Sukakerta Kec. Cilaku Kab. Cianjur

Barang bukti :

– 3 ( tiga ) buah ID Card SKM BUSER masing-masing an. HENDRIK PELANI, an

AGUS M, an. GUNAWAN

– 1 (satu) potong baju sweater warna biru pada bagian punggung dan dada

sebelah kiri bertuliskan “ POLISI “ dan bagian dada sebelah kanan bertuliskan “

TURN BACK CRIME “

– 1 ( satu ) buah tas selempang warna coklat merk “ LANGKY “

– 1 ( satu ) buah helm warna putih merk “ GP “

Melanggar pasal :

Primer 368 ayat (1) KUHPidana Subsider Pasal 369 ayat (1)( KUHPidana

Pidana penjara selama-lama nya 9 (Sembilan) tahun

Kronologis kejadian / Penangkapan :

–              Saksi menerangkan pada hari Senin tanggal 07 Nopember sekitar jam 11.00 Wib sewaktu saksi sedang tidak ada di rumah, mendapat kabar dari istri saksi bahwa telah kedatangan orang ke rumah untuk memesan daging, kemudian sekitar jam 15.00 Wib sewaktu saksi sedang berada di rumah datang 2 (dua) orang laki-laki yang tidak dikenal mengajak ngobrol di depan mesjid perumahan kemudian kedua laki-laki tersebut mengaku sebagai wartawan dan memperlihatkan fhoto yang ada di Handphone sambil berkata “ Mas, masalah ini kalau ingin aman dan ingin ditutup, saya minta 30.000.000,- (tiga puluh juta), kalau kamu ngasih tiga puluh juta masalah ini beres dan tidak akan di ekspose di surat kabar “, karena saksi takut dengan ancaman tersebut hingga akhirnya saksi menyanggupi nya dan memberikan uang sebesar Rp. 31.000.000,- ( tiga puluh satu juta rupiah )

–              Dan uang tersebut diserahkan dalam dua kali penyerahan yakni pada hari itu juga sekitar jam 15.00 Wib, saksi menyerahkan uang sebesar 20.000.000,- ( dua puluh juta rupiah ) di fly over jalan lingkar timur kemudian pada hari Rabu tanggal 08 Nopember sekitar jam 08.00 Wib, saksi menyerahkan uang sebesar Rp. 11.000.000,- ( Sebelas juta rupiah ) di dekat poll Bus Marisa Holiday Jalan Raya Bandung.

–              Saksi menerangkan pada saat menyerahkan uang kepada pelaku sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) waktu itu saksi hanya sendiri, tetapi pada saat saksi menyerahkan uang sebesar Rp. 11.000.000,- (sebelas juta rupiah ) ditemani oleh saksi Sdr. HUSEN namun saksi Sdr. HUSEN tidak bersama-sama dengan saksi karena saksi Sdr. HUSEN hanya memperhatikan dari belakang.

–              Setelah pelaku menerima uang sejumlah 31.000.000,- (tiga puluh satu juta rupiah ), pada hari Rabu tanggal 08 Nopember 2017 sekitar jam 12.00 Wib, pelaku meminta uang lagi pada saksi ebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) namun saksi tidak menuruti apa yang diminta oleh pelaku .

–              Dan saksi menerangkan salah satu dari pelaku mengaku bernama ELAN dengan ciri-ciri memakai jaket sweater bertuliskan “ POLISI “ dan memperlihatkan ID Card serta membawa tas warna coklat .

–              Akibat dari kejadian tersebut saksi merasa dirugikan secara materi sebesar Rp. 31.000.000,- (tiga puluh satu juta rupiah)

Kronologis Penangkapan :

–              Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut, bahwa pada hari Selasa tanggal 21 Nopember 2017 sekitar jam 16.00 Wib didapat informasi bahwa orang yang diduga pelaku berada di Wisma pelangi Jl. Raya Bandung Kp. Samolo Ds. Ciherang Kec. Karangtengah Kab. Cianjur hingga kemudian pada sekitar jam 17.00 Wib, orang yang diduga pelaku dapat ditangkap selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diketahui kedua orang yang ditangkap tersebut bernama HENDRIK PELANI asl HERLAN dan AGUS,

–              Hasil dari pemeriksan kedua orang pelaku an. HENDRIK PELANI als HERLAN dan an. AGUS diketahui bahwa mereka berdua melakukan perbuatan tersebut bersama dengan 4 (empat) orang lainnya, selanjutnya dilakukan penangkapan kembali terhadap 2 (dua) orang pelaku yakni Sdr. GUN GUN als UGUN dan Sdr. HERMAN sedangkan pelaku an. ADES dan an. REDI masih dalam pengejaran ( DPO ).

–              Hasil pemeriksaan lebih lanjut ke- 4 (empat) orang pelaku an. HENDRIK PELANI als HERLAN, AGUS, GUN GUN als UGUN dan HERMAN, bahwa mereka melakukan perbuatan tersebut dengan tujuan untuk mengancam dan menakut-nakuti korban sehingga korban mau menyerahkan uang sebesar 31.000.000,- ( tiga puluh satu juta rupiah ) dan uang tersebut di bagi-bagi masing-masing Sdr. UGUN mendapat bagian Rp. 14.900.000,- ( empat belas juta Sembilan ratus ribu rupiah ), kemudian Sdr. HENDRIK als HERLAN mendapat bagian Rp. 7.300.000,- ( tujuh juta tiga ratus ribu riupiah ), Sdr. AGUS mendapat bagian Rp. 3.200.000,- ( tiga juta dua ratus ribu rupiah ) sedangkan Sdr. ADES ( DPO ) dan Sdr. REDI ( DPO ) mendapat bagian masing-amsing Rp. 1.100.000,- ( satu juta sertaus ribu rupiah )

II. CATATAN

  1. Adapun Para Pelaku tersebut dalam melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap korbannya dengan cara mengamati terlebih dahulu calon atau target korbanya di Hotel atau penginapan yang keluar/cek out selanjutnya di ikuti sampai orang yang akan menjadi target pemerasan menurunkan perempuan, saat orang yang akan menjadi target menurunkan perempuan oleh pelaku di foto kemudian target di ikuti sampai di rumah tinggalnya, Setelah diketahui rumahnya kemudian pelaku mendatangi rumah orang yang akan menjadi target setelah bertemu kemudian menakut-nakuti dengan foto yang ada kepada orang tersebut dengan alas an akan di ekspose di Surat Kabar, Apabila tidak mau di ekspose di Surat Kabar Korban di minta sejumlah uang oleh Para Pelaku.
  2. Para Pelaku tersebut dalam melakukan Pemerasan dan Pengancaman dengan mengaku wartawan meminta sejumlah uang kepada Pelapor kalau tidak diberikan akan mengancam dan mengexpose ke dalam Surat Kabar.
  3. Saat ini yang di duga para Pelaku Pemerasan dan Pengancaman yang dilakukan oleh oknum yang mengaku berprofesi sebagai Wartawan di salah satu media Surat Kabar yaitu Buser selanjutnya di amankan di Rutan Mapolsek Karangtengah serta Perkaranya sedang dalam Proses Penyelidikan dan Penyidikan oleh Unit Reskrim Polsek Karangtengah.

Dum

Wassalamualaikum Wr Wb,

Diharapkan Pihak Mapolsek Karang Tengah pun tidak sepihak tentang apa yang di katakan PRESS REALEASE,

 

 

Liputan/Rilis: (RED-TEAM CIANJUR) 
Editor : Nofri

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!