Toko Belilas Perabot Diduga Gunakan Olahan Kayu Ilegal

Kayu olahan milik Belilas Perabot yang dibongkar disalah satu gudang
Onlinebuser.com, RENGAT – Salah satu Toko Perabot yang besar di Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Siberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) adalah Toko Belilas Perabot yang ada di Jalan Lintas Timur Simpang 4 Belilas.
Namun yang sangat disayangkan adalah Toko Perabot ini diduga menggunakan kayu Ilegal didalam memenuhi kebutuhan kayunya.
Hari ini minggu (7/1/2017) praktek Ilegal tersebut ketahuan oleh salah satu LSM yang ada di Kabupaten Inhu saat salah satu mobil Colt Diesel membongkar kayu olahan disalah satu gudang milik Perabot Belilas yang tidak jauh dari SPBU.
Direktur Komisi Nasional Pengawasan Aparatur Negara (Komnas Waspan) Kabupaten melalui Wakil Direktur (Wadir)  Pidum Komnas Waspan Inhu Ali Amsar Siregar membenarkan bahwa fihaknya ada memergoki sebuah truk colt diesel yang sedang membongkar kayu olahan.
“Kayu yang dibongkar disalah satu gudang yang tidak jauh dari SPBU tersebut diduga dari jenis meranti,” katanya.
Selain itu, kayu-kayu tersebut juga diduga Ilegal karena tidak memiiki dokumen yang sah, ketika hal ini kita pertanyakan pemilik perabot belilas tidak bisa menunjukan dokumen pendukung terhadap kayu tersebut.
“Bahkan saat kita mendatangi lokasi pembongkaran nyaris terjadi bentrok dengan pemilik kayu karena menghalangi untuk pengambilan dokumentasi,” ujarnya.
Pemilik kayu yang bernama Tono juga tidak koperatif, selain menghalangi dirinya saat hendak mengambil dokumentasi juga mendorong dirinya dengan menggunakan tubuhnya, pungkas Ali Amsar Siregar.
Sementara itu, Tono selaku pemilik Perabot Belilas kepada sejumlah wartawan yang ada dilokasi tersebut mengatakan bahwa kayu tersebut adalah kayu yang berasal dari pohon karet.
“Itu adalah kayu palet dari jenis karet, bukan kayu meranti sebagaimana yang disangkakan, dan kayu tersebut dibeli di Pekan Baru,” singkatnya.
Ketika diminta untuk menunjukan. Dokumen keabsahan asal kayu tersebut Tono tidak bisa menunjukan, hal ini semakin menguatkan bahwa kayu tersebut tidak jelas asal usulnya.
Liputan/Rilis: (Man)
Editor : Nofri

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!