RELOKASI SMKN.1 TARUMA JAYA BEKASI BUTUH PERHATIAN

Onlinebuser.com, Bekasi – Sungguh sangat luar biasa  sekali sulitnya  permasalahan yang di alami jajaran SMKN/1 Kecamatan Taruma jaya  kabupaten bekasi provinsi jawa barat  yang  terkena jalur tol cibitung cilincing, jajaran pihak SMKN.1 ini telah  mondar mandir  berusaha  baik dari tingkat desa, kecamatan , kabupaten bekasi hingga provinsi jawa barat  namun hingga saat ini belum ada titik terang  lahan relokasi nya sementara  pihak kementerian PUPR akan  siap membangun  sesuai standar  sekolah  yang di harapkan pemerintah pusat  bilamana  telah tersedia lahan relokasinya, berbagai upaya telah dilakukan untuk mendapatkan  persetujuan  dari bupati bekasi  terkait pemanfaatan lahan fasum  yang ada di desa pusaka rakyat namun  bupati bekasi belum  bersedia   menyetujuinya padahal luas  lahan fasum 4,2 ha   sedangkan pihak SMKN.1 dan juga pihak jajaran desa pusaka rakyat  serta seluruh masyarakat taruma jaya  sangat mengharapkan  keberadaan  SMKN.1  yang memadai.

Ibu Ety Supriati juga sangat  berharap  terhadap jajaran pemerintah pusat  agar turut  membantu permasalahan yang di alami  selama ini oleh jajaran SMKN.1 taruma jaya  karena kondisi fisik baik lahan  maupun bangunannya sudah sangat tidak  memungkinkan lagi (rapuh)  dan banjir bilamana hujan, disisi lain juga kepala sekolah  mengatakan bahwa SMKN.1  ini sudah tidak mampu lagi menampung  siswa  yang selama ini diminati masyarakat hal ini akibat  kondisi  sekolah,  bapak H.Agus sopian.SE  juga selaku ketua umum Asosiasi Pemerintahan Desa  cabang kabupaten bekasi  sangat  terharu  sekali  melihat ketidak pedulian bupati bekasi  terhadap  permasalahan  yang di alami  pihak SMKN.1  taruma jaya selama ini,  untuk itu seluruh masyarakat dan dan  jajaran pihak sekolah  menggantungkan  perhatiannya  terhadap  pemerintah pusat  yang  dapat membantu mencari solusi permasalahan ini agar  tujuan pendidikan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa tidak terganggu.

 

 

Liputan Rilis: Haposan
Editor : Nofri

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!