POLISI YANG DIPUKUL DAN DITENDANG DI ALUN-ALUN JEPARA DAPAT PENGHARGAAN

Onlinebuser.com, JEPARA – Ketabahan dan kesabaran Bripka Anton Catur dalam bertugas membuatnya menerima penghargaan dari Kasatlantas Polres Jepara AKP I Putu Bagus Krisna.

Diketahui, Bripka Anton Catur saat bertugas mengamankan car free day (CFD), Minggu (10/12/2017) di Alun-alun Jepara mendapati bogem mentah serta tendangan dari seorang warga.
Hal tersebut bermula saat seorang warga mengendarai sepeda motor mencoba menerobos barikade.

Karena sedang ada kerumunan warga yang menikmati hari bebas kendaraan, dilerai oleh Bripka Anton.
Warga atas nama Zainal Abidin (21) tersebut tidak terima lantas menghampiri Bripka Anton.

Dia menghardik sembari menantang dengan nada tinggi namun Bripka Anton hanya diam saja tanpa membalas.
Bahkan dia sempat menendang dan memukul, namun polisi tersebut hanya diam saja.

Sampai akhirnya saat Zainal Abidin menendang, Bripka Anton berhasil menepis tendangan.
Tak lama kerumunan warga mendekat dan melerai adegan koboi yang dilakukan oleh seorang warga.
Hal tersebut yang mendasari Bripka Anton mendapat apresiasi dari atasannya.

Sebagai polisi yang bertugas di satuan lalu lintas, Bripka Anton mengaku, dalam bertugas sudah menjadi keharusan bagi setiap personel untuk memupuk rasa sabar dan keikhlasan.
Oleh karenanya, itu yang dilakukan saat mendapati hardikan pukulan dan tendangan saat bertugas.

Aslinya sih gonduk, tapi ya sudahlah, saya coba sabar. Sampai akhirnya saya tepis tendangannya. Karena sudah keterlaluan,” kata Bripka Anton.

Dia mengatakan, setiap bertugas dia mencoba menganggapnya sebagai ladang ibadah. Maka setiap dinamika yang dihadapi akan tumbuh rasa sabar dan keikhlasan.

Anggap saja sebagai ladang ibadah. Saya yakin kesabaran dan keikhlasan akan senantiasa tumbuh dengan sendirinya,” katanya.

Kasatlantas Polres Jepara, AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengatakan, persoalan tersebut jika anggota yang menghadapi dengan emosi maka persoalannya akan beda.
Namun yang terjadi anggota sabar dan ikhlas menghadapi.

Kami berikan penghargaan atas kesabaran dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan raya. Kalau anggota saya respon dengan emosi akan beda persoalannya,” katanya.

Ia pun berharap penghargaan yang diberikannya kepada Bripka Anton mampu memotivasi anggota lainnya.
Bahwa polisi dalam menjalankan tugas harus penuh tulus dan ikhlas.

Sabar adalah kunci utama. Menjalankan kebaikan tentu akan memetik pahala,” katanya.
Baca: Bom Meledak di Manhattan, New York Jadi Target Internasional Sebagai Sasaran Teror
Sebelumnya, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan telah mengamankan tersangka.

Kami telah menangkap dan akan kami lakukan tes kejiwaan. Apabila nanti terbukti mengalami gangguan kejiwaan maka tidak ada proses hukum,” kata melalui keterangan persnya.

Tapi kalau tidak terbukti ada ganggungan kejiwaan, maka akan disangkakan Pasal 351 atau 352 KUHP tentang penganiayaan dengan hukuman di bawah 5 tahun,” tandasnya.

 

Liputan/Rilis: Suyono Jateng
Editor : Nofri

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!