LEMBAGA PEMASYARAKATAN BLORA BERHASIL GAGALKAN PENYELUNDUPAN SABU

Kiri Ais (23) orang suruhan AT untuk mengambil paket sabu yang mau diserahkan pada AT, kanan AT (29) mantan suami Ais yang ada di LP Blora

Onlinebuser.com, Blora – Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I B Kabupaten Blora Jawa Tengah telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan paket sabu yang dilakukan oleh seorang wanita muda. Upaya tersebut dilakukan pelaku dengan cara mengelabuhi petugas dengan membungkus paket sabu yang dimasukkan ke dalam nasi yang akan diantarkan pelaku kepada salah satu penghuni Lembaga Pemasyarakatan berinisial AT (29).

Sesuai prosedur yang diberlakukan di Lembaga Pemasyarakatan Blora, pelaku bernama Ais (23) warga Dk. Bangking Ds. Tambahrejo Kec. Blora telah berhasil lolos pada pintu pertama yakni penggeledahan badan dan barang, sehingga Air berhasil masuk untuk mengantarkan barang bawaannya kepada AT yang menurut Ais AT adalah mantan suaminya. Sedangkan AT warga Kelurahan Sonorejo Kecamatan Tunjungan mendekam di LP karena kasus curanmor.

Setelah bertemu dengan AT, Ais merasa gugup saat akan memberikan barang bawaan tersebut. Melihat gelagat Ais, seorang petugas bernama Mira Slamet Sulistiyono merasa curiga. Selanjutnya barang bawaan Ais diperiksa oleh petugas.

Tidak salah lagi, ternyata petugas menemukan 0,7 gram paket sabu yang dibungkus plastik klip yang kemudian dimasukkan ke dalam nasi bungkus. Langkah sigap petugas LP ini patut diapresiasi.

Setelah mendapatkan laporan kepada Lembaga Pemasyarakatan Blora Yhoga Adhitya langsung menghubungi Satres Narkoba Polres Blora via telepon. Begitu mendapatkan informasi bahwa di LP ada upaya penyelundupan paket sabu, Kasat Narkoba Polres Blora AKP Suparlan bersama anggotanya langsung menuju lokasi untuk mengadakan pemeriksaan.

“Paket sabu seberat 0,7 gram sudah kami amankan beserta kedua pelaku. Sementara ini pelaku masih dalam tahap pemeriksaan dan pengembangan oleh penyidik. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru, baik di dalam LP maupun di luar,” jelas AKP Suparlan.

Masih menurut AKP Suparlan, kini pihaknya telah melakukan upaya pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan narkoba di dalam LP. Sebab, sebelumnya penghuni LP bernama Thomas juga pernah menyelundupkan barang haram tersebut di Lembaga Pemasyarakatan Blora.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap Ais, dirinya hanya merupakan orang suruhan AT untuk mengambil paket tersebut. Ais mengaku sudah tiga kali ini mengantarkan sabu namun baru ketahuan petugas.

“Selain pelaku dan paket sabu seberat 0,7 gram, kami juga telah mengamankan sebuah ponsel sebagai alat komunikasi dan satu unit Honda Scopy. Sebagai antisipasi, kami masih berkoordinasi dengan pihak LP untuk melakukan penggeledahan dan mengadakan test urine kepada warga binaan terutama yang satu sel dengan AT,” tambahnya.

 

 

Liputan/Rilis: (Edy/ Harti Blora)
Editor : Nofri

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!