KEPALA KORBAN DIPUKUL DAN DIINJAK BERULANG-ULANG

Onlinebuser.com,SALATIGA- Polres Salatiga menggelar rekonstruksi, kasus penganiayaan yang berujung kematian Patlas Deo Hani (26), mahasiswa UKSW, di Karaoke Happy Puppy Ruko Diponegoro, Jl Diponegoro Salatiga, Senin (26/9). Dalam rekonstruksi tersebut, korban Patlas Deo Hani, dipastikan mengalami luka berat akibat pukulan dan injakan di kepala berulang-ulang.

Kapolres Salatiga AKBP Yudo Hermanto melalui Kasat Reskrim AKP Moch Zazid mengatakan ada 37 adegan yang menjadi fokus rekonstruksi kasus penganiayaan yang berakhir dengan kematian Patlas Deo Hani itu. Rekonstruksi dilakukan dua pelaku yakni Freli Rivaldy Senaen (21), beralamat RT 1 RW 3 Dusun Yaro, Tobelo Timur, Provinsi Halmahera Utara dan Rizky Activan (22) beralamat, Jl Madyotaman RT 2 RW 1, Punggawan Banjarsari, Surakarta (Solo).

“Dari rekonstruksi diketahui korban mengalami pukulan dan injakan di kepala berulang-ulang, sehingga mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit,” kata Kasatreskrim.

Menurut Kasatreskrim, dalam rekonstruksi tersebut ada adegan yang tidak sesuai berdasarkan keterangan saksi dan pelaku. Saksi mengatakan pelaku membawa pisau, tetapi pelaku mengatakan pisau hanya untuk menakut-nakuti.

Sementara itu, keluarga korban penganiayaan melalui kuasa hukumnya, Sri Mulyono, meminta agar polisi menyelidiki hingga tuntas siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut. Keluarga tetap menuntut keadilan, agar pelakunya mendapat hukuman yang setimpal, sesuai hukum yang berlaku. Pihak keluarga sangat menyayangkan, sikap para pelaku yang tidak lain merupakan rekan mahasiswa juga, tetapi telah berbuat di luar perikemanusiaan.

Seperti diketahui Rabu (27/7) dinihari lalu, Patlas dan Rhyno serta dua teman wanita mereka, berkaraoke Happy Puppy. Pada saat bersamaan di ruang berbeda, dua pelaku masuk ke dalam ruangan dan mengganggu rekan wanitanya. Tidak diterima diingatkan, dua pelaku menganiaya korban Patlas Deo Hani, hingga mengalami luka parah di bagian wajah dan kepala. Korban meninggal setelah dibawa ke RSUD Kota Salatiga.

” Skm Buser Jateng Suyono “

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!