DANREM 072/PAMUNGKAS TUNTASKAN KASUS SENGKETA TANAH MILIK TNI AD DAN AMANKAN TERSANGKA

DANREM 072PAMUNGKAS TUNTASKAN KASUS SENGKETA TANAH MILIK TNI AD DAN AMANKAN TERSANGKA

onlinebuser.com, SLEMAN – Setelah sekitar satu bulan Toto Djunaedi ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan dokumen tanah milik TNI AD dan DPO oleh Bareskrim Polri akhirnya tertangkap di daerah Srandakan, Bantul, Yogyakarta pada hari Selasa, 17 April 2018 sekira pukul 00:10 WIB oleh Tim Khusus Gabungan Pusintelad dengan Tim Intelrem 072 Pamungkas.

Hal ini dibenarkan oleh Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni saat acara Coffee Morning dengan para wartawan yang dilaksanakan di Serambi Makorem 072/PMK setempat pada Selasa (17/4/2018).

Menurut Zamroni, Toto Junaedi ditangkap di rumah Tubagus Wahyu Murtiyanto tanggal lahir 18 Juni 1978, yang beralamat di Pondok, dk 1 Rt. 007 desa Trimurti, Srandakan, Bantul, adalah upaya pencarian yang dipimpin langsung oleh Kasiintel Korem Kolonel Kav. Wiratno bersama Wadantim Intel Lettu Inf Rahmat beserta anggota gabungan Pusintelad dan Intel Korem 072 / Pamungkas.

Saat penangkapan ditemukan uang sebesar Rp. 699.000, KTP an/ ANTONIUS TOTO DJUNAIDI RIDARTO, NPWP, Surat-surat Kendaraan, ATM BNI, BRI, Mandiri, BRI Britama, CIMB Niaga, Kartu Kredit BCA, Kartu Pelanggan Indomart dan kartu nama.

Danrem 072/ pamungkas menjelaskan bahwa “ terbentuknya tim tersebut adalah untuk membantu Kepolisian untuk menangkap tersangka setelah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) oleh Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu yang lalu”.

Selanjutnya tersangka di serahkan kepada tim penyidik Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan terkait penggelapan tanah milik TNI AD.

Setelah dikonfirmasi kepada Kombes Pol Surawan membenarkan bahwa Toto Djunaedi akan dibawa ke Bareskim Mabes polri untuk proses pengadilan selanjutnya dilakukan penahanan terhadap tersangka yang sempat menghilang sekitar (satu) bulan.

Kami berharap saudara Antonius Toto Djunaedi als Joned diberikan hukuman yang maksimal. (Tegas Kasi Intelrem 072/ Pamungkas) saat di wawancarai tim investigasi jurnalis SKM BUSER / ONLINE BUSER di ruang kerjanya.

(SUPANI)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!