Onlinebuser.com, Cirebon – Kesimpangsiuran dana bantuan yang tidak transparan terhadap publik sebesar 450 ribu rupiah kini banyak menuai pertanyaan warga Desa Warujaya Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, pasalnya dari anggaran tersebut didapati potongan yang sangat fantastis, yakni mencapai 170 ribu rupiah terhadap orang tua murid SDN 1 Warujaya.

Saat disambangi (28/04) YT memaparkan adanya potongan sebesar 170 ribu rupiah diperuntukkan buat pembiayaan tabungan sebesar 50 ribu rupiah dan sebagian sisanya untuk kepanitiaan serta guru, terangnya.

Adanya oknum yang tidak bertanggungjawab atas bantuan terhadap murid terkesan menutupi sumber anggaran tersebut tidak terbuka, sebab YT saat diwawancarai mengatakan bahwa kepanitiaan tidak teransparan dalam kinerjanya.

Sementara ditempat terpisah, Tauhid Mawardi selaku kepengurusan panitia menerangkan dan membenarkan adanya potongan tersebut dianggap Ilegal , hal ini disampaikan oleh Tahuhid Mawardi sebagai kepengurusan Panitia serta selaku BPD Warujaya dihadapan awak media.

Dalam hal ini didapati kejanggalan yang sangat terang tentang pungutan liar (Pungli) yang sudah di Konsep oleh oknum kepanitiaan, sehingga mekanisme pungutan liar tersebut cukup rapih.

Besar harapan YT kepada pemerintah, khususnya pihak berwajib Kepolisian dan Presiden Joko Widodo agar dalam permasalahan yang sedang dialami warga Desa Warujaya Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon tidak terulang lagi dan dapat segera mungkin ditindak lanjuti guna mendapat kan efek jera bagi oknum yang melakukan tindakan Pungli.
“Kabio/Hd”

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!